Tue. Oct 26th, 2021

Informasi Pusat Kesehatan Masyarakat Mengenai Bahaya Narkoba

2 min read
Informasi Pusat Kesehatan Masyarakat Mengenai Bahaya Narkoba

Informasi Pusat Kesehatan Masyarakat Mengenai Bahaya Narkoba – Pusat kesehatan masyarakat tidak hanya memberikan pelayanan dan informasi mengenai kesehatan saja melainkan juga memberikan pengenalan tentang bahaya narkoba. Dampak dari narkoba bagi pecandu semakin meresahkan masyarakat. Narkoba sejatinya dapat memberikan manfaat pada kondisi tertentu tetapi dapat pula memberikan dampak yang merusak kesehatan. Ada beberapa jenis obat-obatan jenis narkoba yang dapat digunakan untuk penyembuhan. Hal tersebut karena efeknya yang dapat menenangkan konsumennya. Apabila obat-obatan tersebut dikonsumsi secara berlebih, timbul efek ketergantungan atau kecanduan.

Penyalahgunaan obat tersebut dimulai akibat efek menyenangkan yang ditimbulkan. Kondisi inilah yang membuat seseorang ingin menggunakannya secara terus menerus hanya demi mendapatkan efek menyenangkan yang dimilikinya. Meskipun kecanduan narkoba dapat diatasi, tidak menggunakannya sama sekali menjadi tindakan yang paling tepat.

Narkoba merupakan jenis obat yang bersifat alamiiah, semi sintesis dan sintetis yang dapat menimbulkan efek halusinasi, daya rangsang dan penurunan kesadaran. Obat tersebut mampu membuat pengguna merasa kecanduan ketika mengkonsumsinya dengan berlebihan. Berdasarkan dengan jenisnya, narkoba atau narkotika dibagi menjadi tiga jenis diantaranya:

a. Narkotika golongan 1
Ganja, tanaman koka dan opium menjadi jenis narkoba yang masuk ke dalam narkotika golongan 1. Apabila jenis narkoba tersebut dikonsumsi, resiko yang akan dihadapi oleh pengguna adalah kecanduan.

b. Narkotika golongan 2
Jenis narkoba ini sejatinya dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Narkotika golongan 2 hanya dapat dikonsumsi berdasarkan dengan resep yang diberikan oleh dokter. Ada sekitar 85 jenis obat yang masuk ke dalam narkotika golongan 2 ini. Morfin dan alfaprodina menjadi beberapa jenis obat yang dapat menimbulkan ketergantungan bagi pengguna.

c. Narkotika golongan 3
Narkotika golongan 3 menjadi jenis narkoba yang resiko ketergantungan obat cukup rendah sehingga dapat digunakan untuk terapi.

Baik peredaran dan dampak dari narkoba di tengah masyarakat sangat meresahkan. Kemudahan masyarakat untuk mendapatkan obat yang berbahaya ini menjadi faktor yang membuat meningkatnya pengguna narkoba. Meskipun ada beberapa jenis narkotika yang masih dapat dikonsumsi melalui anjuran dokter, ada beberapa dampak membahayakan dari pengggunaan narkoba. Berikut ini merupakan dampak bahaya penggunaan narkoba yang diinformasikan oleh pusat kesehatan masyarakat:

a. Dehidrasi
Pengguaan narkoba mampu membuat kandungan elektrolit di dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Kondisi ini membuat tubuh kekurangan cairan. Apabila dampak tersebut berlangsung secara terus menerus, tubuh akan mengalami kejang, halusinasi, sesak hingga perilaku berubah menjadi agresif. Dampak jangka panjangnya adalah mengalami kerusakan pada bagian otak.

b. Halusinasi
Dampak yang paling sering dialami oleh mereka yang menggunakan narkoba adalah halusinasi. Apabila dosis penggunaan narkoba berlebih, mereka akan mengalami rasa mual yang hebat, rasa takur berlebih, gangguan kecemasan dan muntah-muntah. Dampak terburuk dari penggunaan narkoba adalah depresi, gangguan mental hingga rasa cemas yang berlangsung terus menerus.

Penggunaan narkoba dengan dosis yang berlebih membuat tubuh merasa terlalu rileks. Hal ini justru membuat kesadaran akan menurun secara drastis. Bahkan ada kasus dimana pengguna narkoba terus tidur dan kesulitan untuk bangun. Kesadaran yang menghilang menyebabkan koordinasi tubuh akan mengalami gangguan.

Globaltolerance – Dampak paling buruk adalah tidak mampu mengenal lingkungan di sekitarnya dan hilangnya ingatan. Dampak yang paling buruk dari kebiasaan mengkonsumsi narkoba adalah kematian. Dampak tersebut akan terjadi ketika pengguna mengalami overdosis. Penggunaan kokain, sabu dan opium yang berlebih dapat menyebabkan tubuh mengalami kejang hingga kematian.